Pembelajaran dua bahasa atau bilingual menjadi semakin populer seiring perkembangan zaman, dengan pengenalan bahasa kedua yang dimulai sejak usia dini. Program ini mengintegrasikan bahasa pertama dan bahasa kedua sebagai metode pembelajaran untuk mendukung perkembangan bahasa anak. Penelitian ini mendalami penerapan, faktor, dan dampak dari program bilingual terhadap kemampuan berbahasa anak. Metode studi literatur digunakan dalam penelitian ini, di mana peneliti menganalisis berbagai artikel, jurnal, dan buku yang telah dipublikasikan. Hasilnya menunjukkan bahwa program bilingual sering menggabungkan bahasa ibu dengan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris sebagai bahasa internasional yang umum dipilih. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan bilingual anak mencakup aspek internal seperti kecerdasan dan minat, serta faktor eksternal seperti dukungan keluarga dan pengaruh lingkungan sosial. Program bilingual memiliki dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan bahasa anak, termasuk peningkatan pemahaman struktur kata dan ekspansi kosakata mereka. Namun, ada juga tantangan, seperti campur aduk penggunaan bahasa yang dapat membingungkan anak dan memerlukan usaha ekstra untuk mempertajam keterampilan berbicara mereka. Kesimpulannya, meskipun program bilingual memberikan manfaat yang berharga bagi perkembangan bahasa anak, penting untuk menerapkannya secara alami dan tidak memaksa. Memantau perkembangan bahasa anak secara terus-menerus adalah kunci untuk menyesuaikan pendekatan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka.
Copyrights © 2025