Ritual maduai lepa adalah sebuah ritual yang dilakukan oleh masyarakat suku Bajo untuk memohon keselamatan dan keberkahan kapal yang akan di turunkan. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan prosesi Ritual maduai lepa dan menganalisis fungsi Ritual maduai lepa Pada Suku Bajo di Desa Tondasi Kecamatan Tiworo Utara Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ritual maduai lepa memiliki beberapa tahapan yaitu: Proses Ritual Maduai Lepa, Penentuan Waktu dan Tempat (keluarga bermusyawarah, Persiapan Kehadiran Pelaku Ritual (Sando), Persiapan Alat dan Bahan, Tahap Pelaksanaan Ritual Maduai Lepa, Penataan Bahan-Bahan Ritual Oleh Pelaku Ritual (Sando), Pembacaan Doa dan Mantra Khusus Oleh Pelaku Ritual (Sando), Mendorong Kapal Kelaut Pemilik Kapal dan Masyarakat Mendorong Kapal Yang Diarahkan Ke Laut Secara Bersama-sama, Adapun fungsi dari ritual maduai lepa ini terlihat pada fungsi yang ada pada materi atau benda-benda ritual seperti Fungsi Telur Mentah ( antillo), Fungsi Air (boe), Fungsi Rokok, Fungsi Daun Sirih (luppi), Fungsi Daun lebar (daong bagal/muware), Fungsi Tali (ingka) ,dan Fungsi Kayu (pilara). Dari benda-benda tersebut memiliki fungsi masing-masing sesuai dengan kepercayaan dan keyakinan masyarakat suku Bajo
Copyrights © 2025