Budaya sekolah dipandang sebagai sistem nilai dan kebiasaan harian yang membentuk perilaku siswa. Penelitian ini menganalisis peran budaya sekolah di UPTD SDI Utaseko dalam pembentukan karakter siswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, siswa, dan staf, serta studi dokumentasi; data dianalisis dengan model Miles dan Huberman serta triangulasi sumber dan metode. Hasil menunjukkan empat pilar budaya sekolah: tradisi rutin (salam, doa, operasi semut) dengan keberhasilan sangat tinggi; keteladanan guru yang memperkuat disiplin dan integritas; sistem norma berbasis poin yang cukup efektif namun terkendala pengawasan saat istirahat; dan iklim sosial dialogis yang menumbuhkan empati serta percaya diri. Disimpulkan bahwa konsistensi rutinitas dan keteladanan menjadi kunci, sementara penguatan pengawasan dan peran siswa perlu ditingkatkan untuk keberlanjutan pendidikan karakter. Temuan ini mendasari rekomendasi kolaborasi orang tua dan duta karakter agar internalisasi nilai berkelanjutan kuat.
Copyrights © 2026