Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing dalam menurunkan burnout belajar peserta didik SMPN 40 Semarang. Burnout belajar sering ditandai dengan perasaan lelah secara fisik dan mental kepada setiap aktivitas yang rutin seperti harus datang ke sekolah setiap harinya, peserta didik mengeluhkan kelelahan yang terus menerus, kebosanan dalam belajar, bahkan perasaan enggan untuk datang ke sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Responden penelitian berjumlah delapan peserta didik yang menunjukkan gejala burnout dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala burnout belajar dengan lima aspek, dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor burnout yang signifikan dengan nilai signifikansi 0,018 (< 0,05). Penurunan terbesar terdapat pada aspek menilai negatif kemampuan diri (15,30%), diikuti produktivitas menurun (12,73%) dan kelelahan fisik serta mental (12,35%). Hasil ini membuktikan bahwa layanan bimbingan kelompok teknik role playing efektif mengurangi burnout belajar melalui peningkatan kepercayaan diri, refleksi diri, dan keterlibatan positif peserta didik dalam kegiatan belajar
Copyrights © 2025