Revolusi Industri 4.0 memengaruhi kohesi sosial dan budaya masyarakat pedesaan. Desa Bunutan dipilih sebagai lokasi Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) karena tantangan geografisekonomi serta potensinya sebagai ruang pembelajaran sosial. Kegiatan ini bertujuan membangun hubungan sosial antara sivitas akademika STKIP Agama Hindu Amlapura dan warga, sekaligus menumbuhkan karakter mahasiswa berbasis nilai spiritualitas Hindu dan budaya Bali. Metode menerapkan service learning dan community development melalui observasi partisipatif, kunjungan rumah, aksi sosial, dan edukasi berlandaskan nilai CINTA dan filosofi Vasudhaiva Kutumbakam. Hasil menunjukkan keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas warga, literasi anak, dan tradisi magibung mampu meningkatkan empati serta pemahaman kearifan lokal. PkM ini terbukti berdampak positif bagi masyarakat serta efektif sebagai sarana pendidikan karakter mahasiswa yang relevan dengan tantangan era digital.
Copyrights © 2025