Pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan tujuan meningkatkan keterampilan seni musik siswa melalui kegiatan pelatihan permainan angklung di SD Muhammadiyah 6 Surabaya. Pendekatan PAR dipilih karena melibatkan partisipasi aktif guru, siswa, dan pendamping dalam proses perencanaan, pelaksanaan, refleksi, serta evaluasi kegiatan pelatihan, sehingga peserta tidak sekadar menjadi objek, melainkan mitra dalam upaya peningkatan kemampuan. Sebagaimana ditekankan dalam kajian PAR, pendekatan ini menghubungkan refleksi dengan aksi yang bertujuan memperbaiki praktik di lapangan. Pelatihan angklung dirancang untuk membantu siswa memahami dasar-dasar teknik bermain angklung, meningkatkan kemampuan ritme dan koordinasi, serta menumbuhkan apresiasi terhadap seni musik tradisional Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan siswa menjadi lebih terampil memainkan alat musik, mampu bekerja sama dalam kelompok, serta lebih percaya diri menampilkan karya musik. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan musikal siswa, tetapi juga mendukung pembentukan karakter disiplin, kerja sama, dan kreativitas sejak usia dini.
Copyrights © 2025