Hipertensi adalah penyakit tidak menular yang berisiko menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, gagal ginjal, dan penyakit jantung. Lansia rentan terhadap hipertensi karena pola hidup, konsumsi garam tinggi, serta kurangnya pengetahuan pengelolaan hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Tugumukti, RW 03, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, diikuti 10 lansia penderita hipertensi dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang hipertensi, pola makan seimbang, serta kepatuhan minum obat antihipertensi (amlodipin). Pendekatan partisipatif meliputi survei awal, koordinasi dengan Posyandu, edukasi kesehatan dengan konsep "Isi Piringku", pemberian amlodipin, dan evaluasi melalui pengukuran tekanan darah dilakukan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan, perubahan pola makan lebih sehat, serta penurunan tekanan darah pada sebagian besar peserta. Program ini terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif, serta berpotensi berlanjut melalui kerja sama dengan Posyandu dan tenaga kesehatan setempat.
Copyrights © 2025