Kurikulum Merdeka memposisikan evaluasi pembelajaran sebagai bagian integral dari proses pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik secara holistik. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, evaluasi tidak hanya berfungsi untuk memperhitungkan hasil belajar, tetapi juga untuk memantau proses, memperbaiki pembelajaran, serta memperkuat literasi dan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini memiliki tujuan dalam rangka mengkaji konsep, permasalahan, dan solusi evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis Kurikulum Merdeka melalui kajian literatur. Metode penelitian yang dipergunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka library research terhadap 15 artikel jurnal nasional terakreditasi SINTA yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran dan seleksi artikel berdasarkan kesesuaian judul dan fokus kajian, sedangkan analisis data dilaksanakan dengan analisis isi (content analysis). Hasil kajian mengindikasikan bahwasanya evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum Merdeka menekankan asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif yang berorientasi pada proses dan hasil belajar. Namun, pelaksanaan evaluasi di lapangan masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan pemahaman guru pada asesmen autentik dan dominasi penilaian kognitif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan penerapan evaluasi autentik, asesmen formatif berkelanjutan, serta peningkatan kompetensi guru agar evaluasi pembelajaran selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2025