Integrasi seni dalam pembelajaran anak usia dini berperan sebagai sarana ekspresi dan pengembangan aspek perkembangan anak. Kajian ini penting karena seni menjembatani pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik belajar anak usia dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik integrasi seni dalam pembelajaran holistik, nilai yang melandasinya, peran seni dalam perkembangan anak, serta tantangan penerapannya di PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan instrumen pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah guru dan kepala sekolah dari tiga lembaga PAUD. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi seni diterapkan secara kontekstual untuk mendukung pembentukan karakter, meningkatkan kepekaan sosial-budaya, serta mengembangkan kreativitas dan keterlibatan belajar anak, namun masih menghadapi keterbatasan sarana, kompetensi guru, kurikulum akademik-sentris, dan dukungan orang tua. Temuan ini berimplikasi pada perlunya penguatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum PAUD yang lebih holistik, serta kolaborasi orang tua dalam pembelajaran berbasis seni.
Copyrights © 2025