Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya pengelolaan kelompok belajar yang inklusif untuk mendukung perkembangan kemampuan verbal anak berkebutuhan khusus ABK dalam pendidikan anak usia dini Lingkungan belajar berbasis alam diyakini mampu menciptakan pengalaman multisensorik yang dapat menstimulasi komunikasi dan interaksi sosial anak secara alami Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan pengelolaan kelompok belajar berbasis alam di TK Alam Indralaya serta mengidentifikasi dampaknya terhadap peningkatan kemampuan verbal anak ABK Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melibatkan dua anak berkebutuhan khusus dua guru pendamping dan satu kepala sekolah sebagai informan kunci Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif wawancara semi terstruktur dan dokumentasi kegiatan pembelajaran kemudian dianalisis secara tematik menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan bantuan perangkat lunak NVivo 14 Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi anak pada aspek pengamatan visual imitasi suara fokus belajar dan kemandirian bermain setelah mengikuti kegiatan pembelajaran berbasis alam menggunakan media poster bersuara dan permainan peran Pendekatan yang responsif terhadap minat anak serta lingkungan belajar yang alami terbukti efektif dalam menstimulasi komunikasi spontan dan memperkuat interaksi sosial Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa model pengelolaan kelompok belajar berbasis alam berkontribusi signifikan terhadap pengembangan teori dan praktik pendidikan inklusif serta dapat menjadi strategi alternatif dalam mendukung perkembangan bahasa anak berkebutuhan khusus di konteks pendidikan anak usia dini < span>< p>
Copyrights © 2025