Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji pengaruh beban kerja berlebih terhadap kinerja karyawan, dengan stres kerja sebagai variabel intervening, pada karyawan Rumah Makan Pujasega Garut. Meningkatnya tekanan dalam dunia kerja, khususnya di sektor jasa seperti restoran, menjadikan isu ini penting untuk diteliti. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif, di mana seluruh populasi sebanyak 50 karyawan dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Temuan penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berlebih berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta terhadap stres kerja. Selain itu, stres kerja juga memberikan pengaruh positif terhadap kinerja. Uji mediasi menegaskan bahwa stres kerja menjadi variabel perantara yang signifikan dalam hubungan antara beban kerja berlebih dan kinerja karyawan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa peningkatan beban kerja dapat mendorong kinerja yang lebih tinggi selama stres yang timbul masih dapat dikendalikan secara adaptif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak manajemen dalam menyusun strategi pengelolaan beban kerja yang efisien untuk menjaga produktivitas dan kesejahteraan tenaga kerja.
Copyrights © 2025