Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Konstruksi sosial Pendidikan karakter pada mahasiswa program studi pendidikan Ilmu Pengetahun Sosial (PIPS) angkatan 2024 yang berlatar belakang budaya Jawa. Di era yang modern dan globalisasi ini, nilai karakter luhur seperti tepo seliro,ungguh-ungguh dan gotong royong mengalami pergeseran makna bagi para generasi muda. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadpa mahasiswa dan dosen yang terlibat dalam kegiatan akademik maupun kegiatan sosial kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontruksi sosial yang berlangsung di lingkungan keluarga, kampus, dan masyarakat. Proses kontruksi sosial tersebut berlangsung melalui tiga tahapan sebagaimana dijelaskan oleh berger dan Luckmann, yaitu eksternalisasi,objektivasi, dan internalisasi. Nilai-nilai dalam budaya jawa masih relevan dalam membentuk sikap sopan santun, rasa hormat, tanggung jawab, dan solidaritas sosial pada mahasiswa. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu nilai-nilai budaya lokal masih dan sangat kuat dampaknya dalam memperkuat identitas sosial mahasiswa dan menjadi dasar pembentukan karakter yang dimana mahasiswa memiliki keprinadian yang beretika di zaman yang modern ini.
Copyrights © 2025