Pendayagunaan tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan salah satu strategi penting dalam memperkuat kemandirian kesehatan masyarakat. Pemanfaatan tanaman obat yang dilakukan secara tepat, aman, dan berbasis bukti ilmiah berpotensi mendukung praktik farmasi klinis, khususnya pada aspek promotif dan preventif di tingkat komunitas. Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman obat di lingkungan rumah tangga secara rasional sebagai bagian dari dukungan terhadap pelayanan farmasi klinis. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah masyarakat di wilayah binaan yang memiliki potensi pengembangan TOGA. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai jenis tanaman obat, manfaat, teknik pengolahan yang benar, serta kesadaran terhadap batasan dan keamanan penggunaan tanaman obat, termasuk potensi interaksinya dengan obat konvensional. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi TOGA dalam praktik farmasi klinis berbasis komunitas dapat mendorong penggunaan obat yang rasional dan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.
Copyrights © 2026