Siswa dengan gangguan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dan Autism Spectrum Disorder (ASD) seringkali menghadapi kesulitan dalam menjaga fokus belajar, mengelola perilaku, serta mengikuti instruksi dengan konsisten di lingkungan sekolah inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberhasilan penerapan strategi self-monitoring berbasis visual support dalam meningkatkan fokus belajar pada seorang siswa berusia 16 tahun dengan ADHD dan autisme di SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru BK dan Duru Pendamping Khusus (GPK) serta observasi langsung terhadap perilaku fokus belajar siswa selama proses intervensi. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest posttest. Analisis data menggunakan penghitungan Normalized Gain/N-Gain Score dan evaluasi perubahan perilaku on-task. Hasil penelitian menunjukkan adanya kemajuan yang bermakna dalam kemampuan fokus belajar siswa dengan rata-rata N-Gain Score sebesar 0,75 yang tergolong sedang. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi self-monitoring berbasis visual support berdampak signifikan dalam meningkatkan fokus belajar siswa dengan ADHD dan Autisme.
Copyrights © 2025