Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penurunan kinerja karyawan yang terlihat dari tidak tercapainya target realisasi pengisian tabung gas elpiji dari tahun 2021-2024. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kemampuan kerja, sistem rekrutmen, dan kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan pada PT. Faisyal Terus Jaya. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan PT. Faisyal Terus Jaya dengan sampel berjumlah 57 responden menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan SPSS 25.0, dilengkapi uji asumsi klasik, uji validitas, dan uji reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kemampuan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t-hitung 2,145 > t-tabel 2,005 dan sig. 0,037 < 0,05. Sistem rekrutmen berpengaruh positif dan signifikan dengan t-hitung 2,856 > t-tabel 2,005 dan sig. 0,006 < 0,05. Kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan dengan t-hitung 5,495 > t-tabel 2,005 dan sig. 0,000 < 0,05. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan F-hitung 23,757 > F-tabel 2,78 dan sig. 0,000 < 0,05. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,549 atau 54,9%, menunjukkan bahwa kemampuan kerja, sistem rekrutmen, dan kecerdasan emosional mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 54,9%, sedangkan 45,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Copyrights © 2026