Ikan Nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu komoditas unggulan di Indonesia yang mempunyai potensi pertumbuhan untuk mendukung ketahanan pangan dan perekonomian nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya dalam meningkatkan produksi ikan nila adalah diberi pakan buatan yang bergizi tinggi, Campuran pakan dapat menggunakan bahan yang bervariatif, salah satunya adalah Vitamin C. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis terbaik pemberian Vitamin C dengan dosis berbeda terhadap laju pertumbuhan ikan nila serta mengetahui keefektivitasan penambahan dosis Vitamin C dengan dosis berbeda terhadap sintasan hidup ikan nila. Pengukuran kualitas air harian yaitu suhu, oksigen terlarut dan derajat keasaman, sedangkan untuk pengukuran mingguan yaitu pengukuran NHɜ. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan kontrol dengan 3 kali ulangan. Pada penelitian ini dosis vitamin C yang digunakan yakni perlakuan A (388 mg/Kg), perlakuan B (500 mg/Kg), dan perlakuan C (555 mg/Kg) dengan kontrol (0 mg/Kg). Analisis data menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, Anova, dan Uji Duncan. Hasil Uji Penelitian Perlakuan C merupakan perlakuan terbaik pada pertumbuhan bobot mutlak sebesar 8,5 gr diikuti oleh B 7,0 gr, A 6,4 gr dan control 5,0 gr. Laju pertumbuhan harian terbaik pelakuan C dengan rata-rata 0,27, B rata-rata 0,21, A 0,18, dan kontrol 0,15. FCR terbaik perlakuan C (555 mg/Kg) 1,2 diikuti oleh B (500 mg/Kg) 1,4 ; A (388 mg/Kg) 1,6; kemudian K (0 mg/Kg) 2. Efisiensi Pakan (EP) tertinggi terdapat pada perlakuan C (555 mg/Kg) 0,83 ; B (500 mg/Kg) 0,69 ; dan A (388 mg/Kg) 0,62 ; kemudian K (0 mg/Kg) 0,48. Kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran yang layak untuk kehidupan ikan nila.
Copyrights © 2024