Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan membaca siswa sekolah dasar sebelum dan sesudah penggunaan dongeng cerita rakyat sebagai media pembelajaran serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa SDN Pagelaran 1 tahun ajaran 2024–2025. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca siswa setelah diterapkannya pembelajaran menggunakan dongeng. Peningkatan tersebut mencakup kelancaran membaca, pemahaman isi, penguasaan kosakata, dan motivasi membaca. Dongeng cerita rakyat juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kontekstual karena dekat dengan budaya siswa. Faktor pendukung antara lain antusiasme siswa, kreativitas guru, dan dukungan sekolah, sedangkan hambatan utamanya adalah keterbatasan bahan bacaan dan kurangnya kebiasaan membaca di rumah. Temuan ini menunjukkan bahwa dongeng dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran membaca yang efektif di sekolah dasar.
Copyrights © 2025