Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas IV di SDN Rawagede. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemandirian belajar siswa sekolah dasar yang masih cenderung bergantung pada guru maupun orang tua. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas IV, siswa, serta orang tua yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam membentuk kemandirian belajar siswa melalui pendampingan belajar di rumah, pemberian motivasi, komunikasi terbuka, dan penyediaan fasilitas belajar. Faktor yang memengaruhi keterlibatan orang tua meliputi pola asuh, ketersediaan waktu, kondisi ekonomi, serta lingkungan rumah. Adapun strategi yang digunakan antara lain pembuatan jadwal belajar, pembiasaan tanggung jawab, penerapan reward dan punishment, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan guru. Kesimpulannya, keterlibatan orang tua terbukti menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa sejak dini, meskipun terdapat kendala pada aspek waktu dan kondisi sosial-ekonomi keluarga.
Copyrights © 2025