Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi esensial yang harus dimiliki oleh siswa dalam pembelajaran matematika. Sebab kemampuan berpikir kritis dapat melatih siswa untuk berpikir lebih logis, sistematis, dan analitis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII di MTs Negeri 9 Sleman pada materi persegi dan persegi panjang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melalui subjek penelitian sebanyak 61 siswa. Adapun hasil jawaban siswa dikategorikan menjadi 3 kategori yaitu tinggi, sedang, dan tinggi. Prosedur dalam penelitian ini meliputi penyusunan instrumen tes, validasi instrumen tes, revisi instrumen tes, uji coba lapangan, analisis data, dan terakhir mendeskripsikan hasil kemampuan berpikir kritis siswa. Pengumpulan data yang digunakan berupa tes uraian yang mengacu pada lima indikator kemampuan berpikir kritis yaitu interpretation, analysis, inference, evaluation, dan explanation. Teknik analisis data dalam penelitian dimulai dari pengumpulan data, mereduksi data, menyajikan data, dan yang terkahir menarik kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 13 siswa berketegori tinggi, 34 siwa berkategori sedang, dan 14 siswa berkategori rendah dengan masing-masing kategori memiliki pencapaian yang berbeda-beda
Copyrights © 2025