Perkembangan teknologi otomatisasi saat ini telah memberikan pengaruh yang besar terhadap peningkatan kenyamanan dan efisiensi dalam lingkungan hunian. Akan tetapi, dalam praktiknya, pengoperasian sistem ventilasi seperti jendela masih dilakukan secara manual, yang seringkali tidak praktis dan kurang responsif terhadap perubahan cuaca yang tiba-tiba. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sistem jendela otomatis berbasis mikrokontroler, sebagai solusi untuk masalah operasional manual dan untuk meningkatkan keamanan di dalam bangunan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan prototipe, meliputi tahap desain, perakitan, serta pengujian fungsional. Sistem ini memanfaatkan Arduino Uno sebagai pengendali utama, yang mengintegrasikan sensor cahaya (Light Dependent Resistor / LDR) untuk mendeteksi tingkat intensitas cahaya dan sensor hujan untuk mengetahui keberadaan air, menggunakan motor servo sebagai aktuator untuk membuka dan menutup jendela. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu beroperasi dengan responsif berdasarkan logika prioritas keamanan; di mana jendela akan terbuka secara otomatis ketika kondisi terang dan tidak hujan, tetapi akan menutup saat kondisi gelap atau saat ada tetesan air hujan meskipun kondisi sekitar masih terang. Sistem ini terbukti efektif dalam melindungi interior ruangan dari air hujan tanpa memerlukan campur tangan manusia secara terus-menerus. Dengan kombinasi komponen yang terintegrasi dengan baik, prototipe ini memberikan solusi otomatisasi yang sederhana, praktis, dan efisien untuk diterapkan pada bangunan modern.
Copyrights © 2026