Rendahnya minat dan kemampuan literasi membaca siswa masih menjadi permasalahan utama di tingkat sekolah menengah pertama, termasuk di SMP Negeri 2 Lubuklinggau. Kondisi ini dipengaruhi oleh terbatasnya bahan bacaan yang kontekstual dan dekat dengan pengalaman budaya siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merevitalisasi literasi membaca siswa SMP Negeri 2 Lubuklinggau melalui pemanfaatan cerita rakyat lokal sebagai bahan bacaan alternatif yang edukatif dan bermakna. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap perencanaan, sosialisasi literasi membaca, pendampingan kegiatan membaca, diskusi pemahaman bacaan, serta evaluasi melalui observasi dan angket respon siswa. Cerita rakyat lokal dipilih dan disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa serta diintegrasikan dalam kegiatan literasi sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat baca, keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan literasi, serta kemampuan memahami isi bacaan secara lebih baik. Selain itu, pemanfaatan cerita rakyat lokal mampu menumbuhkan apresiasi siswa terhadap nilai-nilai budaya daerah. Kegiatan ini disimpulkan efektif sebagai alternatif strategi penguatan literasi membaca sekaligus pelestarian kearifan lokal di lingkungan sekolah
Copyrights © 2025