Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

TRANSFORMASI PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 5 LUBUKLINGGAU: PENDAMPINGAN PEMBUATAN MEDIA EDUKATIF YANG MENARIK DAN EFEKTIF Nugroho, Agung; Cekman; Puspita Sari, Inda; Lazuardi, Dian Ramadan; Juwati
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v5i1.841

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi guru-guru di SMA Negeri 5 Lubuklinggau dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran yang edukatif, menarik, dan efektif. Permasalahan yang dihadapi oleh guru di sekolah ini adalah keterbatasan dalam memanfaatkan teknologi dan kreativitas dalam penyusunan media pembelajaran, sehingga pembelajaran cenderung bersifat monoton dan kurang interaktif. Melalui program pelatihan dan pendampingan yang terstruktur, guru dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan membuat media pembelajaran berbasis digital maupun non-digital yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan materi ajar. Metode pelaksanaan meliputi workshop, praktik langsung, diskusi kelompok, dan evaluasi hasil karya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru membuat media yang menarik dan relevan, serta antusiasme tinggi untuk mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran. Program ini diharapkan dapat mendukung transformasi pembelajaran yang lebih inovatif dan berpusat pada peserta didik.
PELATIHAN PEMBUKUAN DAN PENGARSIPAN SECARA AKUNTANSI PADA IRMAS DI DESA MANDI ANGIN KECAMATAN RAWAS ILIR KABUPATEN MUSIRAWAS UTARA Gawdy Prananosa, Ahmad; Sapitri, Dewi; Puspita Sari, Inda; Petalozi, Doni; Cekman
Jurnal PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/pkml.v2i3.414

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah pelatihan pembukuan dan pengarsipan secara akuntasi pada IRMAS di Desa Mandi Angin Kec. Rawas Ilir Kabupaten Musirawas Utara. Metode yang digunakan adalah metode sosialisasi, diskusi dan praktik. PKM ini adalah kegiatan pelatihan yang mengarahkan pada pembukuan dan pengarsipan secara akuntasi pada IRMAS di Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musirawas Utara. Hasil kegiatan meliputi: 1) Terlaksananya koordinasi tim PKM UNPARI Lubuklinggau dengan pemerintah desa, sehingga kegiatan berlangsung aman dan lancar, 2) Terlaksananya sosialisasi pembukuan dan pengarsipan secara akuntansi dan direspon dengan baik oleh perangkat desa, pengurus dan anggota IRMAS Desa Mandi Angin, 3) Perangkat desa, pengurus dan anggota IRMAS Desa Mandi Angin antusias mendukung kegiatan pembukuan dan pengarsipan secara akuntansi, 4) Kendala yang dihadapi berkaitan dengan sulitnya mendapat anggota IRMAS yang memiliki kopentensi yang tinggi, sebagai bagian dari kegiatan pembukuan dan pengarsipan secara akuntansi, dan 5) Pemerintah desa dan Organisasi desa meminta kegiatan pembukuan dan pengarsipan secara akuntansi tidak hanya sebatas dengan buku besar akan tetapi secara online. Berdasarkan hasil respon peserta kegiatan PKM simpulan pelatihan pembukuan dan pengarsipan secara akuntansi adalah efektif pada IRMAS Desa Mandi Angin Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musirawas Utara.
Analisis Konjungsi pada Kolom Kriminal Surat Kabar Musirawas Ekspres Edisi Maret 2021 Septia, Vera; Nugroho, Agung; Puspita Sari, Inda
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 2 No. 3 (2022): Linggau Jurnal Language Education and Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljlel.v2i3.320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan konjungsi pada kolom criminal surat kabar Musirawas Ekspres edisi Maret 2021 yaitu konjungsi subordinatif, konjungsi koordinatif dan konjungsi korelatif. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik pustaka dan catat. Teknik analisis data dengan langkah-langkah: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan adanya konjungsi subordinatif yang terdiri dari konjungsi sebab yang meliputi karena, konjungsi syarat yang meliputi kalau, konjungsi tujuan yang meliputi agar, konjungsi kesewaktuan yang meliputi saat, sebelum, sesudah dan konjungsi penyungguhan yang meliputi meskipun. Konjungsi koordinatif terdiri dari konjungsi penambahan yang meliputi dan dan serta, konjungsi pemilihan yang meliputi atau, konjungsi pertentangan yang meliputi namun, konjungsi penegasan yang meliputi bahkan, dan konjungsi urutan kejadian yang meliputi selanjutnya. Adapun konjungsi korelatif yang meliputi baik-maupun, tidak hanya-tetapi juga, bukan hanya-melainkan juga dan sedemikianrupa-sehingga. Kata kunci :konjungsi, kolom kriminal, surat kabar
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DRAMA SATU BABAK BERBASIS CERITA RAKYAT ETNIK LEMBAK Grinitha, Virry; Jamaludin; Nugroho, Agung; Puspita Sari, Inda
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 2 No. 2 (2022): Linggau Jurnal Language Education and Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljlel.v2i2.329

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar drama berbasis cerita rakyat etnik Lembak siswa kelas X SMA Negeri 5 Lubuklinggau yang valid, praktis. Metode yang digunakan penelitian DR (Development Research) dan digunakan model Dick & Carey yang dibatasi sampai 8 tahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk baru berupa bahan ajar drama satu babak berbasis Cerita Rakyat Etnik Lembak dan diuji tentang valid dan praktis. Kepraktisan dapat dilihat dengan evaluasi one to one, kelompok kecil dengan persentase positif 92,57%, dan kelompok besar dengan persentase positif 89,50%, serta kevalid dan dapat dilihat dari hasil keseluruhan komponen validasi tim ahli dalam kategori baik dengan persentase 88,50%.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO-VISUAL BERBASIS KONTEKSTUAL DALAM MENELAAH STRUKTUR FABEL DI KELAS VII SMP NEGERI REJOSARI Meliyana, Nova; Ramadan Lazuardi, Dian; Puspita Sari, Inda
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 3 No. 2 (2023): Linggau Jurnal Language Education Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/-.v3i2.447

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan secara signifikan kemampuan menelaah struktur fabel kelas VII SMP Negeri Rejosari melalui penerapan media pembelajaran audio-visual. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, yaitu penelitian yang meneliti hanya satu kelas. Sebagian populasinya adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri Rejosari yang terdiri dari 55 siswa dan sebagai kelas sampel adalah kelas VIIa. Kelas tersebut dipilih secara acak dengan jumlah 28 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes, yaitu pretest dan postest. Kemudian data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan dari uji hipotesis dan analisis data uji “t” menggunakan perhitungan SPSS versi 20, nilai uji thitung sebesar 0,866 selanjutnya mencari ttabel nilai-nilai dalam distribusi t taraf signifikan = 0,05 dan drajat kebebasan (dk = df) 27, maka diketahui ttabel = 2.052. Dari hasil kriteria pengujian yaitu thitung ttabel. Jadi dapat disimpulkan bahwa Ha ditolak dan Ho diterima.
OPTIMALISASI MODEL KONTEKSTUAL IMAJINATIF DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS LATAR BELAKANG MAHASISWA UNPARI Puspita Sari, Inda; Grinitha, Virry
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 4 No. 1 (2024): Linggau Jurnal Language Education and Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljlel.v4i1.688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis latar belakang melalui model Pembelajaran Kontekstual Imajinatif di mahasiswa UNPARI. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, rekflesi, dengan proses penelitian (1) Meningkatkan kemampuan menulis latar belakang melalui model Pembelajaran Kontekstual Imajinatif di mahasiswa kelas UNPARI (2) merencanakan bentuk tindakan pada siklus 2 berdasarkan hasil rekflesi siklus I. Hasil dari observasi penelitian di kelas berupa aktivitas mahasiswa dalam proses belajar, ditemukan dapat diperoleh nilai rata-rata kemampuan menulis latar belakang pada pra siklus terdapat 16 peserta didik atau sebesar 61,5% yang mencapai nilai di bawah KKM, selanjutnya siklus I dari sejumlah 16 peserta didik terdapat 4 peserta didik atau sebesar 25% yang tidak mencapai nilai KKM, kemudian pada siklus II dari sejumlah 16 peserta didik terdapat 1 atau 6,25% yang tidak mencapai tuntas KKM. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil kemampuan menulis latar belakang melalui model pembelajaran kontekstual imajinatif mengalami peningkatan yang signifikan baik pada proses pembelajaran, skor rata-rata keterampilan menganalisis dan perubahan perilaku pada mahasiswa UNPARI.
REVITALISASI LITERASI MEMBACA MELALUI CERITA RAKYAT LOKAL PADA SISWA SMP NEGERI 2 LUBUKLINGGAU Puspita Sari, Inda; Grinitha, Virry; Nugroho, Agung
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v5i2.929

Abstract

Rendahnya minat dan kemampuan literasi membaca siswa masih menjadi permasalahan utama di tingkat sekolah menengah pertama, termasuk di SMP Negeri 2 Lubuklinggau. Kondisi ini dipengaruhi oleh terbatasnya bahan bacaan yang kontekstual dan dekat dengan pengalaman budaya siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merevitalisasi literasi membaca siswa SMP Negeri 2 Lubuklinggau melalui pemanfaatan cerita rakyat lokal sebagai bahan bacaan alternatif yang edukatif dan bermakna. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap perencanaan, sosialisasi literasi membaca, pendampingan kegiatan membaca, diskusi pemahaman bacaan, serta evaluasi melalui observasi dan angket respon siswa. Cerita rakyat lokal dipilih dan disesuaikan dengan tingkat perkembangan siswa serta diintegrasikan dalam kegiatan literasi sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat baca, keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan literasi, serta kemampuan memahami isi bacaan secara lebih baik. Selain itu, pemanfaatan cerita rakyat lokal mampu menumbuhkan apresiasi siswa terhadap nilai-nilai budaya daerah. Kegiatan ini disimpulkan efektif sebagai alternatif strategi penguatan literasi membaca sekaligus pelestarian kearifan lokal di lingkungan sekolah
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MULTILITERASI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS PERSUASI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 15 LUBUKLINGGAU Khasanah, Ismiatun; Satinem; Puspita Sari, Inda
Linggau Jurnal Language Education and Literature Vol. 5 No. 2 (2026): Linggau Jurnal Language Education and Literature
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Penerapan Model Multiliterasi Terhadap Kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP 15 Lubuklinggau. Rumusan masalah penelitian ini, Apakah penerapan model Multiliterasi dapat meningkatkan secara signifikan terhadap kemampuan Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP 15 Lubuklinggau?. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui ketepatan model Mulltiliterasi secara signifikan dapat meningkatkan mendemostrasikan atau Menulis Teks Persuasi Pada Siswa Kelas VIII SMP 15 Lubuklinggau. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasinya adalah siswa kelas VIII SMP 15 Lubuklinggau Tahun Ajaran 2024/2025 dengan sampel kelas VIII.2. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes berupa tes tindakan menulis teks persuasi. Data tes akhir yang terkumpul dianalisis menggunakan uji-t, dimana diperoleh = 2,508. Selanjutnya dikonsultasikan dengan nilai pada daftar distribusi t dengan derajat kebebasan dk = n-1 = 26 – 1 = 25, α = 0,05 diperoleh = 1,708. Dengan demikian (2,508) ˃ (1,708), hal ini berarti ditolak diterima. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis teks persuasi siswa kelas VIII SMP N 15 Lubuklinggau setelah penerapan model pembelajaran multiliterasi secara signifikan meningkatkan. Kata kunci: multiliterasi, persuasi.
Traces of Local Language in Lembak Ethnic Folktales: Inventory and Documentation as a Medium of Cultural Literacy Nugroho, Agung; Puspita Sari, Inda; Cekman; Houtman
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 01 (2026)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v7i01.14511

Abstract

Folklore is an important medium for preserving regional languages and transmitting cultural values to the community. However, most Lembak ethnic folklore has not been systematically documented, thus facing the potential for extinction as the number of speakers of the local language decreases. This study aims to identify the uniqueness of the language, document the folklore, and uncover the cultural values contained in Lembak ethnic folklore as a medium for local cultural literacy. This study uses a qualitative approach with vocabulary and linguistic element inventory methods, story documentation through transcription and transliteration processes, and content analysis to examine the cultural values contained in the story texts. The results show that the Lembak language has distinctive phonological, morphological, and syntactic characteristics, which are reflected in vocabulary, traditional expressions, and sentence patterns that represent the community's oral traditions. The documentation of the folklore also successfully captures local history, community cosmology, heroic values, and traditional beliefs as part of Lembak cultural identity. The content analysis reveals the existence of moral, social, religious values, and local wisdom that are relevant to strengthening character education. Thus, Lembak ethnic folklore has the potential to become an effective local cultural literacy medium to support the preservation of regional languages, strengthen cultural identity, and become a source of contextual learning in educational environments.   Cerita rakyat merupakan salah satu media penting dalam pelestarian bahasa daerah dan transmisi nilai budaya kepada masyarakat. Namun, sebagian besar cerita rakyat etnik Lembak belum terdokumentasi secara sistematis sehingga berpotensi mengalami kepunahan seiring berkurangnya penutur bahasa daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekhasan bahasa, mendokumentasikan cerita rakyat, serta mengungkap nilai-nilai budaya yang terkandung dalam cerita rakyat etnik Lembak sebagai media literasi budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode inventarisasi kosakata dan unsur linguistik, dokumentasi cerita melalui proses transkripsi dan transliterasi, serta analisis isi untuk mengkaji nilai budaya yang terdapat dalam teks cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Lembak memiliki karakteristik fonologis, morfologis, dan sintaktis yang khas, yang tercermin dalam kosakata, ungkapan tradisional, dan pola kalimat yang merepresentasikan tradisi tutur masyarakat. Dokumentasi cerita rakyat juga berhasil merekam sejarah lokal, kosmologi masyarakat, nilai kepahlawanan, serta kepercayaan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya Lembak. Analisis isi mengungkap adanya nilai moral, sosial, religius, dan kearifan lokal yang relevan dengan penguatan pendidikan karakter. Dengan demikian, cerita rakyat etnik Lembak berpotensi menjadi media literasi budaya lokal yang efektif untuk mendukung pelestarian bahasa daerah, memperkuat identitas budaya, serta menjadi sumber pembelajaran kontekstual di lingkungan pendidikan.