Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived ease of use dan perceived usefulness terhadap continuance intention to use e-wallet pada Generasi Z di Kota Denpasar dengan memasukkan perceived value sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM) dengan melibatkan 168 responden pengguna e-wallet yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis melalui evaluasi outer model, inner model, serta uji hipotesis menggunakan bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived ease of use dan perceived usefulness berpengaruh signifikan terhadap perceived value. Perceived ease of use berpengaruh langsung terhadap continuance intention, sedangkan perceived usefulness tidak menunjukkan pengaruh langsung. Selain itu, perceived value terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap continuance intention to use e-wallet. Hasil uji mediasi juga menunjukkan bahwa perceived value memediasi secara signifikan hubungan antara perceived ease of use dan perceived usefulness terhadap continuance intention to use e-wallet. Temuan ini menegaskan pentingnya peran persepsi nilai dalam meningkatkan niat berkelanjutan Generasi Z dalam menggunakan e-wallet. Oleh karena itu, strategi pengembangan e-wallet sebaiknya fokus pada peningkatan kemudahan penggunaan dan penciptaan nilai yang nyata bagi pengguna untuk menjaga loyalitas Generasi Z dalam menggunakan e-wallet secara berkelanjutan
Copyrights © 2026