Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional, namun masih menghadapi keterbatasan dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan omzet penjualan akibat rendahnya pemanfaatan teknologi digital. Salah satu solusi yang potensial adalah pemanfaatan marketplace digital, meskipun implementasinya di kalangan UMKM belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan marketplace digital secara efektif melalui pendekatan partisipatif dan pendampingan langsung. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, dengan melibatkan 46 pelaku UMKM. Metode pelaksanaan terdiri atas empat tahap, yaitu identifikasi kebutuhan dan wawancara awal, pelatihan teknis pemanfaatan marketplace, pendampingan implementasi, serta penyusunan laporan dan rekomendasi. Materi pelatihan mencakup pengelolaan toko digital, strategi promosi daring, penentuan harga, serta optimalisasi konten produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola pemasaran daring secara lebih sistematis. Temuan ini mengindikasikan bahwa kendala utama UMKM terletak pada literasi digital dan konsistensi pengelolaan toko daring, bukan pada akses platform. Kegiatan ini merekomendasikan pendampingan berkelanjutan, penguatan strategi konten digital, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk mendukung peningkatan daya saing dan keberlanjutan UMKM.
Copyrights © 2025