Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara nasionalisme dan Upaya pelestarian makanan tradisional sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui instrumen penelitian yang relevan, kemudian dianalisis untuk melihat peran makanan tradisional dalam memperkuat nilai nasionalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan konsumsi, tetapi juga sebagai simbol identitas bangsa, media pemersatu masyarakat, serta representasi sejarah dan nilai-nilai budaya Indonesia. Selain itu, pelestarian kuliner nusantara yang melibatkan peran masyarakat, pemerintah, dan generasi muda terbukti berkontribusi dalam menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan terhadap budaya nasional. Dengan demikian, pelestarian makanan tradisional memiliki potensi besar dalam memperkuat nasionalisme dan menjaga keberlanjutan warisan budaya bangsa.
Copyrights © 2025