Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan akademik siswa, dan salah satu aspek yang memengaruhinya adalah kemampuan penyesuaian diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penyesuaian diri dengan motivasi belajar pada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis korelasi Product Moment. Subjek penelitian berjumlah 159 siswa SMA yang dipilih melalui teknik purposive random sampling. Instrumen penelitian berupa skala psikologi untuk mengukur penyesuaian diri dan motivasi belajar yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara penyesuaian diri dengan motivasi belajar dengan koefisien korelasi sebesar 0,678 (p = 0,001). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,459 menunjukkan bahwa penyesuaian diri memberikan kontribusi sebesar 45,9% terhadap motivasi belajar. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kemampuan penyesuaian diri siswa, semakin tinggi pula motivasi belajarnya. Implikasi dari hasil ini menekankan pentingnya dukungan sekolah dalam membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan belajar melalui program orientasi yang berkelanjutan guna meningkatkan motivasi belajar mereka.
Copyrights © 2026