Transformasi pendidikan pada era digital menuntut model pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga mampu menumbuhkan karakter dan kesadaran spiritual peserta didik. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki posisi strategis dalam membentuk kepribadian, moralitas, dan spiritualitas siswa. Namun, sejumlah kajian menunjukkan bahwa praktik pembelajaran PAI masih didominasi pendekatan normatif-doktrinal dan berorientasi hafalan sehingga belum optimal dalam menginternalisasi nilai karakter. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep dan merumuskan model pembelajaran PAI berbasis kecerdasan spiritual sebagai pendekatan alternatif yang lebih humanistik dan transformatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis konten terhadap literatur primer dan sekunder terkait kecerdasan spiritual, model pembelajaran, dan pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual sebagai fondasi pedagogis dapat mengintegrasikan nilai makna hidup, penghayatan iman, kesadaran diri, dan pengalaman transendental dalam proses pembelajaran. Model pembelajaran PAI berbasis kecerdasan spiritual berpotensi memperkuat karakter siswa melalui refleksi diri, internalisasi nilai, keteladanan, dan pembiasaan dalam konteks pengalaman belajar bermakna. Kajian ini menghasilkan rancangan model konseptual pembelajaran PAI berbasis kecerdasan spiritual yang relevan dengan kebutuhan pendidikan kontemporer serta memberikan kontribusi teoritis dan implikasi praktis bagi pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran PAI di sekolah.
Copyrights © 2026