Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi nation branding Rwanda melalui kampanye Visit Rwanda pada periode 2018–2023. Upaya nation branding dilakukan pemerintah Rwanda untuk membentuk citra positif di mata publik internasional pascagenosida 1994, meningkatkan jumlah wisatawan, serta menarik investasi asing. Rwanda menghadapi tantangan persepsi global yang masih terkait dengan konflik masa lalu dan rendahnya kepercayaan investor, sehingga strategi nation branding menjadi instrumen penting untuk memperbaiki reputasi serta mendukung pembangunan ekonomi. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, artikel ini menganalisis implementasi strategi kampanye Visit Rwanda berdasarkan elemen-elemen nation branding, meliputi periklanan internasional, public relations, media digital, diaspora mobilization, ambassador, nation days, serta manajemen internal dan evaluasi kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye Visit Rwanda berhasil meningkatkan jumlah wisatawan lebih dari 60% dalam satu tahun, mendorong kenaikan travel credit dan aliran investasi asing, serta menempatkan Rwanda untuk pertama kalinya dalam 100 besar Nation Brands dunia versi Brand Finance pada 2023. Temuan ini menegaskan bahwa nation branding berbasis pariwisata dapat menjadi alat efektif bagi Rwanda dalam membangun identitas negara yang aman, progresif, dan kompetitif di tingkat global. Keywords: Rwanda, nation branding, Visit Rwanda, tourism, public diplomacy
Copyrights © 2026