Model SMA Double Track merupakan inovasi pendidikan menengah yang dirancang untuk menjawab tantangan dunia kerja abad ke-21. Program ini mengintegrasikan kurikulum akademik dengan pelatihan vokasional guna membekali siswa dengan keterampilan kerja sekaligus kesiapan melanjutkan pendidikan tinggi. Artikel ini mengkaji secara konseptual perlunya rekonstruksi model SMA Double Track agar lebih adaptif terhadap dinamika dunia kerja yang terus berubah, seperti digitalisasi, otomatisasi, dan berkembangnya wirausaha digital. Pendekatan ini didasarkan pada kerangka teori 21st Century Skills, employability skills, serta kebijakan Merdeka Belajar dan Profil Pelajar Pancasila. Rekonstruksi diarahkan pada penguatan sinergi antara hard skills dan soft skills, literasi digital, dan kolaborasi antara sekolah, industri, perguruan tinggi, serta komunitas. Artikel ini juga menyoroti pentingnya dukungan kebijakan pendidikan, pelatihan guru, serta sistem evaluasi yang mendukung keberlanjutan program. Melalui kajian ini, diharapkan SMA Double Track dapat dikembangkan menjadi model pendidikan menengah yang relevan, fleksibel, dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan dunia kerja masa kini
Copyrights © 2025