Pendidikan vokasi pariwisata membutuhkan media pembelajaran efektif yang menjembatani teori dan praktik serta relevan dengan konteks lokal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan potensi lokal Kabupaten Trenggalek yang relevan untuk pembelajaran pemanduan wisata; (2) Mengembangkan prototipe modul berbasis Google Sites yang mengintegrasikan potensi tersebut; dan (3) Menilai kelayakan dan penerimaan awal modul oleh siswa SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain eksploratif. Pengumpulan data melibatkan studi dokumentasi, pemetaan potensi lokal, validasi ahli (media dan materi), serta uji coba pengguna pada 20 siswa kelas XI Usaha Layanan Wisata menggunakan kuesioner dan analisis tematik umpan balik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Trenggalek memiliki potensi alam, budaya, dan buatan yang kaya dan berhasil diintegrasikan secara sistematis ke dalam struktur modul berbasis Google Sites yang terorganisir per pertemuan. Validasi ahli menyatakan modul "Baik" dari segi media dan "Sesuai" dari segi materi, meskipun menyarankan peningkatan kualitas visual dan pendalaman konten prosedural/studi kasus. Uji coba pengguna menunjukkan penerimaan yang sangat positif (rata-rata skor keseluruhan 4.49 dari 5), terutama pada aspek kemudahan penggunaan (4.65) dan relevansi konten lokal (4.55), namun umpan balik siswa juga mengonfirmasi area perbaikan yang disarankan ahli. Disimpulkan bahwa modul berbasis Google Sites yang mengintegrasikan potensi lokal Trenggalek ini layak dan sangat menjanjikan sebagai alat pembelajaran kontekstual di SMK pariwisata, namun optimalisasinya memerlukan tindak lanjut atas rekomendasi perbaikan yang teridentifikasi.
Copyrights © 2025