Penelitian ini mengevaluasi hubungan antara massa otot, indeks massa tubuh (BMI), dan panjang tungkai terhadap kecepatan renang 50 meter gaya bebas pada atlet anak usia 9–12 tahun. Studi ini berangkat dari pentingnya unsur antropometrik dalam mendukung performa renang, khususnya gaya bebas. Metode korelasional digunakan dengan total sampling pada 40 atlet putra dari Artseidon Swimming Club. Data diambil melalui pengukuran fisik dan uji kecepatan renang, lalu dianalisis menggunakan Pearson, Spearman, dan regresi berganda dengan bantuan SPSS. Hasil menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara ketiga variabel tersebut dan kecepatan renang, dengan kontribusi hanya 9,1%. Hal ini menandakan bahwa faktor seperti teknik, efisiensi gerak, intensitas latihan, dan kondisi fisiologis lebih berperan. Oleh karena itu, pelatihan anak sebaiknya diarahkan pada penguatan teknik dasar dan kemampuan fisik yang fungsional
Copyrights © 2025