Permasalahan sampah di lingkungan sekolah masih menjadi isu penting yang berdampak pada kesehatan dan kualitas lingkungan. Edukasi pemilahan sampah sejak usia sekolah dasar diperlukan untuk membangun pengetahuan, sikap, dan keterampilan pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan siswa dalam memilah serta memanfaatkan sampah melalui edukasi dan praktik langsung. Pengabdian dilaksanakan pada 30 siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri Betro Sedati Sidoarjo melalui dua tahap, yaitu penyampaian materi menggunakan ceramah interaktif, media visual, dan diskusi, dilanjutkan praktik pemilahan sampah serta pembuatan kerajinan dari botol bekas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep dan jenis sampah, manfaat pemilahan, serta dampak sampah terhadap kesehatan. Siswa juga mampu mempraktikkan pemilahan sampah dan menghasilkan produk daur ulang sederhana. Kegiatan ini terbukti efektif mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor siswa melalui pendekatan experiential learning. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi pengelolaan sampah yang bersifat aplikatif berpotensi menumbuhkan kebiasaan ramah lingkungan sejak dini, sehingga direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2025