Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejarah kompleks situs Beji Antaboga, arsitektur kompleks situs Beji Antaboga dan nilai-nilai karakter pada kompleks situs Beji Antaboga yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan sejarah kompleks situs Beji Antaboga yang diyakini sebagai candi Maha Rsi Markandeya dan penemuan mata air pada tahun 1991 yang disebut sebagai Tirta Tri Murti. Ada simbol atau bangunan dari enam agama dan satu kepercayaan, yaitu, Hindu, Islam, Kristen, Katolik, Budha, Konfusianisme dan Kejawen yang hidup berdampingan dalam satu daerah dengan karakteristik arsitektur bangunan yang mencerminkan masing-masing agama dan kepercayaan. Nilai-nilai karakter seperti toleransi, spiritualitas, gotong royong, kerukunan dapat ditemukan di kompleks situs Beji Antagoga, nilai-nilai tersebut perlu diterapkan sejak dini dalam kehidupan sehari-hari agar dapat meminimalisir perilaku intoleran yang dapat memecah belah Bangsa Indonesia.
Copyrights © 2025