Sawi pakcoy dan samhong merupakan dua varietas yang digemari masyarakat Indonesia. Produksi sawi di Kalimantan Barat menurun akibat berkurangnya luas lahan tanam. Tanah aluvial sebagai media tanam memiliki kesuburan rendah karena ketersediaan hara terbatas, sehingga diperlukan pemupukan untuk meningkatkan ketersediaan hara. Tujuan penelitian untuk mendapatkan varietas yang terbaik pada pemberian komposisi pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil sawi di tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di Lahan Penelitian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak yang berlangsung dari Juni-Juli 2024. Penelitian menggunkan pola Split Plot di mana petak utama (main plot) adalah varietas sawi (V) yang terdiri dari 2 taraf perlakuan yaitu v1 : Sawi Pakcoy dan v2 : Sawi Samhong. Anak petaknya (sub plot) adalah komposisi pupuk NPK (N) dengan 3 taraf perlakuan yaitu n1 : NPK 16:16:16, n2 : NPK 15:9:20 dan n3 : NPK 9:25:25. Variabel penelitian meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, berat segar tanaman, panjang akar, volume akar dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi antara varietas dan komposisi pupuk NPK pada pertumbuhan dan hasil sawi pada tanah aluvial. Sawi samhong merupakan varietas sawi yang paling efektif dengan komposisi pupuk NPK 16:16:16 dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil sawi pada tanah aluvial.
Copyrights © 2026