Minuman daun tapak dara (Catharanthus roseus) sebagai teh herbal memiliki rasa pahit dan aroma yang kurang disukai akibat kandungan alkaloid dan flavonoid, meskipun memiliki potensi fungsional sebagai antioksidan dan antihiperglikemik. Oleh karena itu, diperlukan penambahan bahan penutup rasa (masking flavor) yang sesuai digunakan untuk memperbaiki karakteristik flavor dan meningkatkan penerimaan konsumen terhadap teh herbal. Penelitian ini bertujuan menentukan rasio optimal sari lemon dan seduhan kayu manis sebagai masking flavor yang menghasilkan karakteristik fisikokimia dan sensori terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan berupa rasio masking flavor (20% dari total formulasi) sari lemon:seduhan kayu manis, yaitu 20:0, 9:1, 4:1, 7:3, dan 3:2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi seduhan kayu manis disertai penurunan sari lemon efektif sebagai masking flavor, karena mampu meningkatkan penerimaan panelis melalui perbaikan aroma rempah, rasa rempah, dan keseimbangan rasa secara keseluruhan.
Copyrights © 2026