Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pemerintah daerah untuk memperkenalkan inovasi guna meningkatkan efisiensi serta keterbukaan dalam pelayanan publik. Salah satu contoh inovasi ini adalah penggunaan aplikasi E-KIR oleh Dinas Perhubungan Kota Bekasi sebagai sistem digital untuk uji kendaraan bermotor. Penelitian ini berfokus pada evaluasi pelaksanaan kebijakan E-KIR dengan menerapkan teori George C. Edwards III, yang meliputi empat elemen: komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa E-KIR memberikan efek positif dengan mempercepat proses administrasi dan mengurangi jumlah antrian. Namun, ada beberapa masalah terkait dengan komunikasi dan infrastruktur digital. Oleh sebab itu, disarankan agar pemerintah meningkatkan sosialisasi, memperbaiki infrastruktur, serta memperkuat koordinasi antar sektor untuk mendukung keberlanjutan transformasi digital.
Copyrights © 2025