Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence /AI) dalam pengolahan data historis banjir di Jakarta untuk menghasilkan prediksi dan rekomendasi kebijakan mitigasi berbasis bukti. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan fokus pada data curah hujan, tinggi muka air, dan kejadian banjir tahunan selama 2014–2023. Data diperoleh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. Analisis dilakukan melalui pendekatan konseptual berbasis data-driven governance untuk memahami keterkaitan antara teknologi digital dan tata kelola kebencanaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan AI mampu mengidentifikasi pola dan siklus banjir tahunan secara lebih akurat sehingga memperkuat kapasitas pemerintah dalam merumuskan kebijakan mitigasi yang adaptif, efisien, dan berbasis bukti. Penelitian ini menegaskan peran AI sebagai instrumen strategis dalam transformasi digital administrasi publik, memperluas paradigma pemerintahan berbasis data, serta memperkuat pengambilan keputusan kolaboratif dan berkelanjutan dalam mitigasi bencana.
Copyrights © 2025