Industri Business Process Outsourcing menuntut konsistensi kinerja layanan, namun capaian Key Performance Indicators PT Infomedia Nusantara pada indikator Success Answer Call Ratio menunjukkan fluktuasi sepanjang 2024, menandakan adanya ketidakstabilan kinerja karyawan. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa disiplin kerja, stres kerja, dan motivasi kerja berperan dalam memengaruhi kinerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh disiplin kerja dan stres kerja terhadap kinerja, serta menguji peran motivasi sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan pada 126 karyawan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu divisi Contact Center dengan teknik sensus sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif verifikatif dengan teknik analisis SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, sementara stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan. Disiplin kerja terbukti meningkatkan motivasi kerja, sedangkan stres kerja menurunkannya. Motivasi memiliki pengaruh positif terhadap kinerja, sekaligus memediasi hubungan disiplin dan stres kerja terhadap kinerja karyawan.
Copyrights © 2026