Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya manajemen bakat sebagai strategi kunci dalam meningkatkan performa karyawan di tengah persaingan industri yang semakin menuntut organisasi memiliki talenta berkualitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi dan dampak praktik manajemen bakat terhadap keinginan karyawan untuk tetap bekerja di PT XYZ. Menggunakan metode kualitatif berbasis studi literatur yang diperkaya dengan temuan empiris berupa wawancara dan observasi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa praktik manajemen bakat yang mencakup pemetaan kompetensi, manajemen performa berbasis KPI, rekrutmen internal, peningkatan keterlibatan, serta program pengembangan karir memberikan dampak positif terhadap motivasi, kinerja, dan loyalitas karyawan. Temuan utama mengindikasikan bahwa pengembangan karir merupakan faktor dominan yang membentuk performa, disusul efektivitas talent mobility melalui rekrutmen internal, serta keadilan sistem manajemen kinerja yang meningkatkan sense of fairness dan pengakuan. Meski demikian, efektivitas penuh manajemen bakat masih terhambat oleh kurangnya mentor kompeten dan ketidakteraturan roadmap karir. Implikasi penelitian menegaskan bahwa PT XYZ perlu memperkuat dukungan manajemen, menstandarkan evaluasi kinerja, meningkatkan kualitas pelatihan, serta membangun sistem pengembangan karir berkelanjutan agar manajemen bakat tidak hanya berdampak jangka pendek tetapi juga menjadi pilar strategis dalam mempertahankan talenta terbaiknya.
Copyrights © 2026