Permasalahan sampah residu rumah tangga di kawasan perkotaan masih menjadi tantangan serius, termasuk di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Sebagian besar sampah residu langsung dibuang ke TPA tanpa pemilahan, menimbulkan penumpukan dan pencemaran lingkungan. Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengimplementasikan Taruma Agni, alat pemusnah sampah residu skala kecil, yang dikombinasikan dengan platform digital tarumaagni.id untuk memperkuat distribusi, promosi, dan layanan pascainstalasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis teknologi informasi dengan lima tahap utama: asesmen digital, pelatihan mitra, instalasi alat, pendampingan evaluasi, serta dokumentasi dan keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan capaian 80%: tiga unit Taruma Agni berhasil dibangun, empat kali diskusi mitra telah dilakukan, serta Focus Group Discussion (FGD) dengan Kecamatan Tanah Sareal dan Bank Sampah Unit pada 22 September 2025 menghasilkan kesepakatan strategis tata kelola distribusi dan keberlanjutan. Dampak program terlihat dari sisi lingkungan (reduksi 90–120 kg sampah per siklus), sosial (peningkatan kesadaran masyarakat), ekonomi (peluang model bisnis komunitas), dan digitalisasi (website aktif sebagai pusat promosi dan layanan). Kesimpulannya, integrasi teknologi hard (Taruma Agni) dan soft (tarumaagni.id) membentuk ekosistem inovasi yang mendukung pengelolaan sampah berbasis komunitas secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025