Penelitian ini bertujuan untuk menelaah manajemen risiko pada usaha budidaya udang vannamei di Kota Tegal, dengan fokus pada identifikasi tantangan utama dan strategi pengelolaan yang telah diterapkan. Hasil studi kasus kualitatif menunjukkan bahwa penyakit udang, fluktuasi harga, kondisi lingkungan tambak, serta aspek SDM dan operasional menjadi sumber risiko utama. Upaya mitigasi meliputi kontrol lingkungan, penggunaan benur unggul, produksi pakan mandiri, pengelolaan limbah, pengawasan SDM, dan implementasi SOP. Rekomendasi utama mencakup peningkatan pelatihan, teknologi monitoring, diversifikasi bahan baku, serta penguatan komunikasi komunitas untuk mendukung keberlanjutan usaha.
Copyrights © 2025