Penelitian ini mengkaji korelasi antara penggunaan teknologi dengan keterampilan berpikir kritis mahasiswa dalam konteks pembelajaran berbasis teknologi di perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional, data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara penggunaan teknologi dan keterampilan berpikir kritis, meskipun pada tingkat yang rendah (r = 0,271). Teknologi memiliki potensi untuk mendukung pengembangan kemampuan analisis, evaluasi, dan refleksi mahasiswa, namun, saat ini penggunaannya cenderung lebih difokuskan pada penyampaian materi. Penelitian ini menekankan pentingnya keterampilan dosen dalam memanfaatkan teknologi secara strategis serta perlunya pengembangan inovasi desain pembelajaran untuk memaksimalkan potensi teknologi dalam pendidikan
Copyrights © 2025