Stroberi (Fragaria x ananassa) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi dan memiliki kandungan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan, terutama antioksidan. Peningkatan produksi stroberi nasional dan berkembangnya sistem pertanian organik membuka peluang pengembangan produk olahan bernilai tambah, seperti jus stroberi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh metode budidaya organik terhadap kandungan antioksidan dan karakteristik fisikokimia jus stroberi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pengumpulan data secara cross-sectional. Parameter yang dianalisis meliputi pH, total padatan terlarut (TSS), total asam tertitrasi (TAT), kandungan vitamin C, serta aktivitas antioksidan. Hasil kajian pustaka menunjukkan bahwa metode budidaya organik berpotensi meningkatkan kandungan senyawa fenolik dan aktivitas antioksidan melalui mekanisme respons stres tanaman dan peningkatan aktivitas mikroba tanah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan jus stroberi berbasis bahan baku organik yang berkualitas, bernilai fungsional, dan berdaya saing tinggi.
Copyrights © 2026