Indonesia merupakan wilayah yang rawan terhadap berbagai bencana alam, terutamagempa bumi. Rendahnya pemahaman siswa sekolah dasar terhadap mitigasi bencanamenjadi permasalahan penting yang harus segera ditangani. Kegiatan pengabdianmasyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswaterhadap bencana gempa bumi melalui pendekatan edukatif dan simulatif. Programdilaksanakan di SDN 2 Karangreja, Kabupaten Banjarnegara, yang merupakan wilayahzona merah rawan gempa. Metode pelaksanaan meliputi pemberian materi edukatif,pelatihan tanggap darurat, serta simulasi evakuasi gempa. Hasil kegiatan menunjukkanpeningkatan pengetahuan mitigasi sebesar 36% dan respon positif dari siswa serta guru.Kegiatan ini menjadi langkah awal penting dalam membentuk budaya tanggap bencanadi lingkungan sekolah dasar.
Copyrights © 2024