Peran ayah merupakan tanggung jawab penting dalam mendidik dan membimbing anak, namun banyak ayah yang kurang atau tidak menjalankan perannya sehingga anak tidak merasakan kehadiran dan keterlibatannya. Berdasarkan observasi awal, terdapat 10 anak yang kurang merasakan peran ayah dan 14 anak yang mendapatkan peran ayah secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ayah dan dampak kurangnya peran tersebut terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 24 anak usia 4–5 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Yosomulyo Metro Pusat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran ayah berpengaruh signifikan terhadap perkembangan sosial emosional anak; anak dengan peran ayah aktif menunjukkan kepercayaan diri, regulasi emosi, empati, dan kemampuan sosial yang baik, sedangkan anak yang kurang peran ayah cenderung mengalami kecemasan, rendah diri, dan kesulitan bersosialisasi. Dengan demikian, peran ayah sangat penting mendukung perkembangan sosial emosional anak usia dini
Copyrights © 2025