Limbah cair dari proses pewarnaan alam tenun ikat di Kelompok Mbola So, Kabupaten Sikka, selama ini dibuang tanpa pengolahan, padahal limbah cair pewarna alam memiliki potensi bahan yang masih memiliki nilai tambah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi pengelolaan limbah cair pewarna alam melalui pelatihan pengolahan menjadi pupuk organik cair (POC) yang ramah lingkungan dan bermanfaat ekonomi. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan teknis secara langsung kepada mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah cair menjadi POC yang efektif, yang telah diuji coba pada tanaman dan menunjukkan respons pertumbuhan positif. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan kesadaran lingkungan, pemberdayaan ekonomi lokal, serta membuka peluang pengembangan inovasi berbasis ekonomi sirkular di masyarakat khususnya kepada kaum perempuan, pencapaian Sustainable Development Goals ( SDG 1, SDG8, SDG 9 dan SDG 10) dan Program Asta Cita (2,3 dan 6).
Copyrights © 2025