Penelitian ini dilakukan karena pentingnya pengembangan keterampilan motorik untuk siswa yang memiliki disabilitas, yang mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas fisik sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak dari program latihan Frequency, Intensity, Time, and Type (FITT) dengan intensitas sedang terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar dan halus pada siswa di SLB C Pelita Ilmu Semarang. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain satu kelompok pretes dan postest. Sampel penelitian ditentukan menggunakan purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kriteria tertentu yang telah ditetapkan oleh peneliti. Dari total populasi sebanyak 20 siswa, dipilih 15 siswa yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 5 siswa perempuan dengan berbagai jenis disabilitas intelektual. Pemilihan sampel dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian karakteristik subjek dengan tujuan penelitian serta keterjangkauan dalam pelaksanaan program latihan, sehingga sampel yang dipilih diharapkan dapat merepresentasikan populasi yang diteliti secara relevan.Data dikumpulkan melalui tes keterampilan motorik kasar dan halus yang telah dicek oleh para ahli. Untuk menganalisis data digunakan uji paired sample t-test dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan signifikan pada kemampuan motorik kasar (p0,05) setelah mengikuti program latihan. Selain itu, kemampuan motorik halus juga meningkat secara signifikan baik pada tangan kanan (p0,05) maupun tangan kiri (p0,05). Ini menunjukkan bahwa latihan FITT dengan intensitas sedang memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan motorik siswa yang memiliki disabilitas. Penelitian ini memberikan manfaat bagi para guru olahraga, pelatih, dan terapis dalam merancang program latihan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa di sekolah luar biasa.
Copyrights © 2026