Pengelolaan sampah merupakan masalah lingkungan yang masih sulit ditangani diberbagai negara berkembang, termasuk Indonesia. Kota Banjarmasin, sebagai salah satu contoh, yang menghadapi tantangan besar dalam mengelola sampah yang tidak ditangani secara optimal. Hal ini disebabkan oleh rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah dan kurangnya edukasi lingkungan yang memadai. Fenomena ini menyebabkan meningkatnya volume sampah yang mencemari lingkungan dan berisiko terhadap kesehatan masyarakat. Sebagai solusi, visualisasi edukatif, khususnya melalui animasi tiga dimensi (3D), dapat menjadi pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Animasi 3D memungkinkan penyampaian informasi yang kompleks secara lebih jelas dan menarik, serta memberikan pengalaman belajar yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan visualisasi edukatif berbasis animasi 3D yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu lingkungan, terutama pengelolaan sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan animasi 3D efektif dalam menyampaikan pesan edukatif dan memperkuat pemahaman serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Copyrights © 2025