Penelitian ini menganalisis dampak pengembangan Teluk Nanga Lok terhadap pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Manggarai Timur. Pengembangan pariwisata mencakup peningkatan infrastruktur, layanan, dan partisipasi masyarakat untuk menjamin pertumbuhan berkelanjutan. Kabupaten Manggarai Timur memiliki 116 daya tarik wisata dan menjadikannya prioritas untuk meningkatkan pendapatan daerah. Kunjungan wisatawan mengalami fluktuasi akibat pandemi COVID-19, namun tren pemulihan terlihat pada tahun 2023. Pemerintah daerah melakukan pemetaan wilayah pengembangan dan pembuatan koridor pariwisata. Teluk Nanga Lok dikenal melalui promosi di media sosial dan meraih penghargaan sebagai surga tersembunyi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Teluk Nanga Lok masih berada pada tahap awal dengan pengelolaan yang belum optimal. Potensi alam yang unik menjadi modal utama pengembangan, namun infrastruktur pendukung masih minim.Penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan yang baik, keterlibatan masyarakat lokal, dan pengelolaan yang optimal untuk mencapai tujuan pariwisata berkelanjutan. Pengembangan pariwisata yang berkelanjutan harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal, melestarikan budaya dan meningkatkan kualitas sosial masyarakat, serta menjaga kelestarian dan perlindungan lingkungan alam. Kerjasama antar pemangku kepentingan adalah kunci keberhasilan pengembangan pariwisata berkelanjutan di Teluk Nanga Lok.
Copyrights © 2025