Coaching telah berkembang menjadi disiplin ilmiah yang diakui global, namun dihadapkan pada fragmentasi teori dan kurangnya integrasi interdisipliner. Penelitian ini bertujuan mensintesis teori psikologi, pedagogi, dan manajemen untuk menciptakan kerangka coaching yang holistik, adaptif, dan relevan dengan konteks lokal, khususnya Indonesia. Metode systematic literature review dengan analisis tematik diterapkan pada 44 artikel terpilih (2020–2025) dari database Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan jurnal nasional terakreditasi. Hasil menunjukkan tiga temuan utama: (1) Psikologi, melalui Self-Determination Theory (SDT) dan Psychological Safety, menjadi fondasi peningkatan motivasi intrinsik, well-being, dan perubahan perilaku individu; (2) Pedagogi, terutama prinsip andragogi dan pembelajaran transformatif, meningkatkan retensi keterampilan serta efektivitas coaching melalui pendekatan dialogis dan teknologi (e-coaching); (3) Manajemen, dengan model sistemik dan managerial coaching, mengoptimalkan kinerja organisasi, inovasi, serta adaptasi perubahan. Kontekstualisasi budaya, seperti integrasi nilai Tri Hita Karana (Bali) dan kearifan lokal pesantren (Jawa Barat), terbukti meningkatkan penerimaan dan dampak coaching di Indonesia. Sintesis interdisipliner ini menawarkan model coaching berbasis bukti yang menjembatani kebutuhan individu, strategi organisasi, dan nilai kultural, sekaligus menjawab tantangan fragmentasi teoritis. Implikasi praktis mencakup peningkatan kepemimpinan adaptif, transformasi digital UMKM, serta penguatan keberlanjutan organisasi melalui pendekatan yang terpersonalisasi dan inklusif.
Copyrights © 2025